Waktu UAS Tinggal beberapa hari lagi, ada baiknya di waktu yang singkat ini kita pergunakan sebaik-baiknya, salah satunya adalah dengan belajar. Selain itu agar tidak jenuh membaca buku biologi dari awal semester sampai akhir semester maka hal yang paling cepat adalah dengan mencoba mengerjakan soal soal biologi ini.
di bawah ini sudah disediakan linknya jadi tinggal sedot aja
Soal Biologi 1 Via Adf.ly-->4shared.com
Soal Biologi 2 Via Adf.ly-->4shared.com
Soal Biologi 3 Via Adf.ly-->4shared.com
Soal Biologi 4 Via Adf.ly-->4shared.com
My first and my primary blog. Enjoy the content and tell me if there have some crash. Thank you. Word is like a light, it can through age :)
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 26 Mei 2013
Rabu, 06 Februari 2013
SISTEM RESPIRASI MANUSIA
Pendahuluan
Sebelum masuk ke system respirasi, apa yang dimaksud
respirasi itu? Respirasi adalah suatu proses mulai dari pengambilan oksigen,
pengeluaran karbohidrat hingga penggunaan energi di dalam tubuh. Dengan kata
lain Respirasi adalah proses menghasilkan energy melalui oksidasi bahan makanan
di dalam sel-sel tubuh.
Respirasi sel teridiri atas respirasi aerob dan
respirasi anaerob.
-
Respirasi
aerob adalah
proses perombakan (pembakaran) bahan makanan dengan bantuan oksigen(O2).
-
Respirasi
anaerob adalah
suatu proses perombakan bahan makanan dengan jumlah oksigen yang sangat minim.
Dari kedua hal di atas dimanakah yang perbedaan
keduanya? Dan adakah hubungannya dengan makhluk hidup untuk jelasnya klikdisini.
Sistem
Respirasi Manusia
Respirasi
dapat dibedakan atas dua jenis, yaitu :
1. Respirasi
Eksternal yang
merupakan pertukaran gas O2 dan CO2 pada saat udara memasuki paru-paru.
Lengkapnya adalah udara pernafasan masuk ke paru-paru melalui
lubang hidung, dari lubang hidung udara akan masuk kesaluran pernafasan menuju
paru-paru sampai di alfioli. Dan di alfioli terjadilah pertukaran gas O2
dan CO2. CO2 dilepaskkan dari pembuluh darah kapiler
menuju alfioli dan O2 kelur dari alfioli menuju pembuluh darah
kapiler yaitu PCO2 = 40 mm Hg dan PO2 = 104 mm Hg jadi
pernafasn eksternal adalah pernafasan yang terjadi pada alat pernafasan.
2. Respirasi
Internal yang
merupakan pertukaran O2 dan CO2 dari aliran darah ke sel-sel
tubuh. Lengkapnya adalah udara pernafasan
keluar dari paru-paru melalui lubang hidung. Yaitu pada sel-sel yang
aktif, PO2 turun
± 40 mm Hg dan PCO2 naik ± 45 mm Hg. Akibat adanya pernafasan
sel, CO2 bergerak masuk pembuluh kapiler darah dan O2 bergerak
menuju sel-sel yang aktif, jadi pernafasan internal adalah pernafasan yang
terjadi pada tubuh yang aktif.
Pada saat manusia melakukan respirasi(pernapasan)
terjadi dua peristiwa yaitu saat :
-
Menghirup udara (inspirasi)
-
Menghembuskan udara (ekspirasi)
Kedua peristiwa ini dapat kita temui pada mekanisme
pernapasan, untuk lengkapnya klik disini.
Kita sudah mengetahui apa itu pengertian respirasi
dan macam-macamnya? Sekarang saatnya kita mengetahui apa saja alat-alat
respirasi itu?
ALAT-ALAT
RESPIRASI
Urutan alat-alat respirasi pada manusia adalah rongga hidung à faring Ã
laring Ã
trakea Ã
paru-paru Ã
bronkus Ã
bronkiolus Ã
alveolus.
a)
Rongga
Hidung (cavum nasalis)
Rongga
hidung merupakan tempat pertama kali masuknya udara ke dalam tubuh. Bau udara
yang masuk dikenali oleh indera pembau. Untuk
mengetahui apa itu indera pembau klik disini.
Selain
itu pada hidung juga terdapat kelenjar minyak (sebasea) dan kelenjar keringat
(sudoifera).
Fungsi
Rongga hidung :
-
Pada rongga hidung berlapis selaput lendir yang berfungsi menangkap
benda asing yang masuk lewat saluran pernapasan.
-
Pada rongga hidung juga terdapat rambut pendek dan tebal yang berfungsi
menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara.
-
Lalu adanya konka (karang hidung) yang
mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk.
b)
Faring
dan Laring
Faring
(tekak) merupakan daerah pertemuan saluran
respirasi dan saluran pencernaan
makanan. Pada faring terdapat katup penutup rongga hidung yang disebut uvula atau anak tekak. Selain itu pada faring terdapat pita suara (pita
vocalis). Masuknya udara melalui faring akan menyebabkan pita suara
bergetar dan terdengar sebagai suara.
Fungsi
Faring :
Faring
digunakan sebagai saluran alat pernapasan. Pada manusia faring juga digunakan
sebagai alat artikulasi bunyi. Pada Faring juga terdapat organ seksual sekunder
pada pria atau lebih dikenal sebagai jakun.
Laring
merupakan daerah pangkal batang tenggorokan. Laring terdiri atas kepingan
tulang rawan yang membentuk jakun. Pangkal tenggorok dapat ditutup oleh katup
pangkal tenggorok (epligotis).
Fungsi
Laring :
Fungsi
laring, yaitu mengatur tingkat ketegangan dari pita suara yang selanjutnya
mengatur suara. Laring juga menerima udara dari faring diteruskan ke dalam
trakhea dan mencegah makanan dan air masuk ke dalam trakhea. Kedua fungsi ini
sebagian besar dikontrol oleh muskulus instrinsik laring.
Pengaturan suara. Otot-otot laring baik yang memisahkan vokal fold atau yang membawanya bersama, pada kenyataannya mereka dapat menutup glotis kedap udara, seperti halnya pada saat seseorang mengangkat beban berat atau terjadinya regangan pada waktu defekasi dan juga pada waktu seseorang menahan nafas pada saat minum. Bila otot-otot ini relaksasi, udara yang tertahan di dalam rongga dada akan dikeluarkan dengan suatu tekanan yang membukanya dengan tiba-tiba yang menyebabkan timbulnya suara ngorok.
Pengaturan suara. Otot-otot laring baik yang memisahkan vokal fold atau yang membawanya bersama, pada kenyataannya mereka dapat menutup glotis kedap udara, seperti halnya pada saat seseorang mengangkat beban berat atau terjadinya regangan pada waktu defekasi dan juga pada waktu seseorang menahan nafas pada saat minum. Bila otot-otot ini relaksasi, udara yang tertahan di dalam rongga dada akan dikeluarkan dengan suatu tekanan yang membukanya dengan tiba-tiba yang menyebabkan timbulnya suara ngorok.
c)
Trakea
Trakea (batang tenggorokan)
merupakan saluran respirasi berbentuk pipa yang teridiri atas gelang-gelang tulang rawan dengan panjang sekitar 10
cm. Pada bagian dalam rongga terdapat silia-silia. Silia-silia ini berfungsi
menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.
d)
Paru-paru(Pulmo)
Paru-paru terletak di dalam rongga
dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian
bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu
paru-paru kanan (pulmo dekster) yang
terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang
terdiri atas 2 lobus. Setiap lobus terbagi atas lobules-lobulus dan
masing-masing lobules memiliki bronkiolus dengan sejumlah alveolus. Paru-paru dibungkus
oleh selaput yang disebut pleura. Pleura
terdiri atas selaput bagian dalam (pleurau
viseralis) dan selaput bagian luar (pleura
parietalis).
e)
Bronkus
dan Bronkiolus
Bronkus dan bronkiolus
merupakan percabangan dari trakea. Bronkus bercabang menjadi bronkus kanan dan
bronkus kiri. Bronkus kanan bercabang menjadi tiga bronkiolus, sedangkan
bronkus kiri bercabang menjadi dua bronkiolus. Masing masing pembuluh
bronkiolus berakhir pada alveolus.
Fungsi bronkus dan
bronkiolus adalah untuk jalur O2 ke paru paru kanan dan kiri atau jalur
keluar CO2.
Perbedaan bronkus kanan dan
bronkus kiri :
-
Bronkus kanan lebih pendek dan lebih besar
daripada bronkus kiri. Terdiri dari 6-8 cincin, mempunyai tiga cabang.
-
Bronkus kiri lebih panjang dan lebih ramping
dari yang kanan, terdiri dari 9-12 cincin mempunyai dua cabang.
-
Bronkus bercabang-cabang, cabang yang lebih
kecil disebut bronkiolus (bronkiolus). Pada bronkioli tak terdapat cincin lagi,
dan pada ujung bronkioli terdapat gelembung paru/gelembung hawa atau alveoli.
f)
Alveolus
Alveolus merupakan
ujung dari saluran respirasi yang dibangun oleh epitel skuamosa sederhana.
Alveolus memiliki dinding yang sangat tipis dan elastic. Pada permukaan luarnya
terdapat banyak kapiler darah sehingga memungkinkan terjadinya pertukaran O2
dan CO2 secara difusi. Pada paru paru terdapat lebih kurang 300 juta alveolus.
Untuk lebih jelasnya bisa di download animasi tentang Sistem Respirasi Manusia disini
Sistem Pernapasan.swf adf.ly -> 4shared
Untuk lebih jelasnya bisa di download animasi tentang Sistem Respirasi Manusia disini
Sistem Pernapasan.swf adf.ly -> 4shared
Sumber :
Mekanisme Pernapasan
Pada bahasan sebelumnya yaitu tentang system respirasi manusia
saya menjanjikan tentang mekanisme pernapasan. Tentunya yang akan saya bahas
ini. Dimana pada saat bernapas, terjadi proses inspirasi dan ekspirasi. Adapun
mekanisme pernapasan dibedakan atas pernapasan dada dan pernapasan perut.
Pernapasan
Dada Pernapasan
Perut
A.
Pernapasan
Dada
Pada saat Inspirasi
Otot antartulang rusuk bagian luar
berkontraksi, tulang rusuk terangkat dan volume rongga dada membesar, hal ini
membuat Tekanan udara di dalam rongga dada menjadi lebih kecil dibandingkan
dengan udara luar sehingga udara dari luar masuk ke dalam rongga dada
Pada saat Ekspirasi
Otot antartulang rusuk bagian dalam
kembali relaksasi sehingga tulang-tulang rusuk sedikit turun. Akibatnya, rongga
dada menyempit sehingga terdorong keluar.
B.
Pernapasan
Perut
Pada saat Inspirasi
Otot diafragma berkontraksi sehingga diafragma akan
mendatar dan volume rongga dada menjadi lebih besar dan tekanan udara pada
rongga dada menjadi lebih kecil dibandingkan dengan di luar, sehingga udara
akan masuk ke dalam rongga dada.
Pada saat Ekspirasi
Otot dinding rongga perut berkontraksi, sehingga otot
otot dalam rongga perut akan mendoron ke atas dan selanjutnya diafragma naik. Volume
rongga dada menjadi lebih kecil akibatnya udara akan terdorong ke luar rongga
dada.
Sumber : berbagai sumber
RESPIRASI AEROB DAN ANAEROB
RESPIRASI AEROB
Respirasi aerob adalah reaksi
katabolisme yang membutuhkan suasana aerobik sehingga dibutuhkan
oksigen, dan reaksi ini menghasilkan energi dalam jumlah besar. Energi ini
dihasilkan dan disimpan dalam bentuk energi kimia yang siap digunakan, yaitu
ATP. Pelepasan gugus posfat menghasilkan energi yang digunakan langsung oleh
sel untuk melangsungkan reaksi-reaksi kimia, pertumbuhan, transportasi, gerak,
reproduksi, dll. Reaksi respirasi aerob secara sederhana adalah :
|
C6H12O6 + 6O2 |
Proses respirasi aerob berlangsung dalam 3 tahap yang
berurutan, yaitu :
- Glikolisis
Pemecahan molekul glukosa (C6) menjadi senyawa asam piruvat (C3)
- Siklus
Krebs
Reaksi reduksi molekul Asetil CoA menghasilkan asam sitrat dan oksaloasetat
- Transpor
elektron
Reaksi reduksi-oksidasi molekul-molekul NADH2 dan FADH2 menghasilkan H2O dan sejumlah ATP.
Memerlukan Oksigen (O2)
Terjadi dalam matriks mitokondria
Untuk pemecahan senyawa organik menjadi senyawa anorganik
Menghasilkan energi yang lebih besar
Menghasilkan 36 ATP
Proses respirasi aerob :
1. Glikolisis
2. Dekarboksilasi Oksidatif
3. Siklus Kreb’s
4. Transfer Elektron
RESPIRASI ANAEROB
A.
Pengertian Respirasi Anaerob
Setelah
berolahraga atau mengerjakan suatu pekerjaan berat, napas Anda menjadi
terengah-engah karena suplai oksigen yang masuk tubuh menjadi berkurang. Tubuh
mengatasi keadaan ini dengan memperpendek jalur pembentukan energi melalui
proses respirasi anaerob. Cara ini
ditempuh agar tubuh tidak kekurangan pasokan energi ketika melakukan suatu
aktivitas berat. Respirasi anaerob dikenal juga dengan istilah fermentasi.
Respirasi anaerob:C6H12O6 → 2 C2 H5OH + 2 CO2 + 28 kkal + 2 ATP
Respirasi anaerob
terjadi bila tidak ada oksigen. Perlu diingat, bahwa dalam respirasi aerob oksigen berperan
sebagai penerima elektron terakhir. Bila peran oksigen digantikan oleh zat
lain, terjadilah respirasi anaerob. Organelaorganela dan reaksi-reaksi yang
terlibat dalam proses respirasi aerob sama dengan respirasi anaerob. Adapun zat
lain yang dapat menggantikan peran oksigen antara lain NO3 dan SO4.
Sejauh ini baru diketahui bahwa yang dapat menggunakan zat pengganti oksigen
merupakan golongan mikroorganisme. Dengan demikian, organisme tingkat tinggi
tidak dapat melakukan respirasi anaerob. Bagaimana organisme tingkat tinggi
mengubah energi potensial kimia menjadi energi kinetik jika tidak ada oksigen?
Apabila tidak tersedia oksigen, organisme tingkat tinggi mengubah energi
potensial kimia menjadi energi kinetik melalui proses fermentasi.
Pada kebanyakan
tumbuhan dan hewan, respirasi yang berlangsung adalah respirasi aerob, namun
demikian dapat saja terjadi respirasi aerob terhambat karena sesuatu hal, maka
hewan dan tumbuhan tersebut melangsungkan proses fermentasi yaitu proses
pembebasan energi tanpa adanya oksigen, yang disebut respirasi anaerob.
Respirasi anaerob
merupakan reaksi pemecahan karbohidrat untuk mendapatkan energi tanpa
menggunakan oksigen. Perlu Anda ketahui sel jamur dan bakteri dapat melakukan
respirasi anorganik. Demikian juga apabila kita melakukan konstraksi otot
terlalu kuat misalnya berlari-lari, maka sel-sel jaringan otot kita juga
melakukan respirasi anaerob. Pada keadaan oksigen yang tidak mencukupi untuk
respirasi maka terjadi penimbunan asam laktat di dalam sel dan akan menimbulkan
kelelahan. Proses penguraian pada respirasi anaerob disebut fermentasi.
Dari hasil akhir fermentasi, jenis fermentasi dibedakan menjadi fermentasi asam
laktat/asam susu, dan fermentasi alkohol. Pada respirasi anaerob, jalur yang
ditempuh meliputi:
a. Lintasan
glikolisis.
b. Pembentukan
alkohol (fermentasi alkohol) atau pembentukan asam laktat (fermentasi asam
laktat).
c. Akseptor
elektron terakhir bukan oksigen, tetapi molekul alkohol dan atau asam laktat.
d. Energi
dihasilkan hanya 2 molekul ATP untuk setiap molekul glukosa.
Tidak memerlukan Oksigen (O2)
Terjadi dalam sitoplasma
Untuk penguraian senyawa organik
Menghasilkan energi yang lebih kecil
Menghasilkan 2 ATP
Proses respirasi anaerob :
1. Fermentasi
2. Pernafasan intramolekul
Langganan:
Postingan (Atom)



